Piru,piruterkini.com– Penjabat Bupati kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku Brigjen TNI, Andi Chandra Sa’aduddin meresmikan Masjid Nurul Fadhilah Kantor Bupati Kabupaten SBB .
Peresmian rumah ibadah di halaman Kantor Bupati Kabupaten setempat ini berlangsung pada Jumat (05/04/2024) ini dihadiri para staf ahli, asisten dan kepala OPD lingkup Pemda Kabupaten yang bertajuk Saka Mese Nusa.
Sebelum peresmian dikakukan, terlebih dahulu dilakukan penyerahan kunci yang dilakukan secara simbolis oleh kepala dinas PUPR, Nasir Suruali kepada Kabag Kesra Masykur Hehanusa selaku pengelola masjid tersebut.
Dalam laporan panitia pelaksana teknik (PPK), Tazrif Latulumina menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan Masjid Nurul Fadhilah Kantor Bupati SBB itu mengunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi khusus (Dau) dengan nilai kontrak Rp.626.578.766.00 dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, Pelaksana Permata Namanatu dengan nomor kontrak :600.2/sp/PPK-PMKBSBB-DPUPR-VI/2023.
“ Selaku PPK saya berharap dengan di resmikan masjid Kantor Bupati SBB bisa dapat di pelihara dan di jaga dengan baik dan maksimal, “ harap Latulumamina.
Di tempat yang sama PJ Bupati Kabupaten SBB, Andi Chandra dalam sambutan mengatakan, pembangunan masjid Kantor Bupati merupakan kebutuhan bagi pelayanan publik di kantor bupati SBB, pasalnya selama ini pegawai muslimin yang melakukan shalat, dan mengambil air wudhu ditempat yang tidak layak atau kotor.

Para staf ahli dan pimpinan OPD lingkup Kantor Bupati Kabupaten SBB serta undangan lainnya sedang mendengar sambutan Pj Bupati SBB, Andi Chandra Sa’aduddin, Jumat (05/04/2024)
“ Dalam ilmu fiqih sangat di larang. Selama ini fasilitas tempat ibadah kita sangat kotor, ambil air wudhu bersamaan dengan tempat buang hajat (buang air) itu dalam ilmu fiqih di larang, “ ucap As’aduddin
Disisi lain, orang nomor satu di kabupaten yang bertajuk Saka Mese Nusa itu mengaku sangat kesulitan ketika ada kunjungan tamu luar daerah ke kabupaten SBB dan hendak melakukan shalat di kantor bupati melihat tempat ibadah tidak layak. Karenanya, melalui kebijakannya ia berupaya membangun masjid tersebut.
“ Kalau ada tamu seperti Kementrian, atau dari Provinsi seperti kunjungan Panglima Kodam Pattimura dan istrinya kita malu juga karena tempat ibadah terlihat sangat tidak layak, “ ujarnya.
Usai meresmikan masjid tersebut Pj Bupati bersama para OPD dan undangan muslim langsung melakukan shalat Ashar bersama yang diimami oleh Kepala Kemendag kabupaten SBB, H. Jafar Tunny. (AKS)